Kerangka Berpikir
Untuk memahami ekonomi politik kita bisa mengajukan tiga pertanyaan pokok yaitu : Bagaimana proses akumulasi kapital berlangsung ? Bagaimana karakter sosial para pelaku utama akumulasi itu ? Apa peran negara dalam proses akumulasi itu ?
1. Akumulasi Kapital
Untuk memahami ekonomi politik kita bisa mengajukan tiga pertanyaan pokok yaitu : Bagaimana proses akumulasi kapital berlangsung ? Bagaimana karakter sosial para pelaku utama akumulasi itu ? Apa peran negara dalam proses akumulasi itu ?
1. Akumulasi Kapital
Secara umum, akumulasi kapital berwujud kegiatan penciptaan sarana produksi secara terus-menerus (the constant creation of new means of production). Dalam masyarakat yang melakukan pertumbuhan ekonomi, yang terpenting bukan kekayaan berupa barang-barang berharga atau barang konsumsi, tetapi penciptaan sarana produksi baru sehingga barang kapital itu terakumulasi.
Bagi mereka yang ingin memahami proses politik di masyarakat, pemahaman terhadap proses akumulasi kapital dan penyebabnya merupakan keharusan. Mereka harus mempelajari akumulasi kapital itu terjadi. Bagaimana surplus atau kekayaan diarahkan menjadi kapital nyata (real capital dan investasi produktif (Productive lnvestmen)? Mekanisme apa yang diterapkan untuk mengatur agar surplus yang tercipta tidak habis dikonsumsi ? Apa yang dilakukan oleh para penyedot surplus, baik dalam bentuk keuntungan maupun terhadap surplus itu. Untuk menciptakan kapital baru atau untuk kegiatan kon- sumtif?
Ringkasnya, akumulasi kapital adalah ciri pokok pembangunan. Aku- mulasi kapital adalah kunci ke arah pertumbuhan kekayaan dan ke- makmuran. Proses itulah yang menentukan transformasi masyarakat.
2. Kelas Sosial
Sudah terjadi(aksioma) bahwa tingkat percepatan akumulasi tergantung pada karakter sosial dari para pelaku akumulasi itu. Atau, dengan kata lain, tergantung dari karakteristik kelas. Kita tidak bisa memahami akar, penyebab dan dinamika akumulasi kapital tanpa melakukan analisis atas variabel kelas, tanpa menelaah secara cermat struktur kelas dan hubungan dinamik antar kelas itu.
3. Negara
Analisis tentang negara perlu dilakukan karena kelas dominan [atau pun kelas yang sedang tumbuh tetapi belum dominan) seringkali pada saat-saat menentukan memerlukan investasi negara untuk membantunya. Juga, ketika kelas itu dominan, dominasi itu mungkin perlu di perkuat oleh dukungan kekuasaan negara.
Dalam kaitan ini, kita sulit menerima gagasan kaum neo-liberal bahwa kelangsungan pembangunan memerlukan peran pemerintah ; bahwa yang paling penting Menurut perspektif ekonomi politik, itu musti terjadi. Negara tidak mungkin diabaikan dalam proses akumulasi kapital itu. Negara pasti diperlukan, paling tidak, dalam proses mediasi antara berbagai kelas.
Dalam kaitan ini, kita sulit menerima gagasan kaum neo-liberal bahwa kelangsungan pembangunan memerlukan peran pemerintah ; bahwa yang paling penting Menurut perspektif ekonomi politik, itu musti terjadi. Negara tidak mungkin diabaikan dalam proses akumulasi kapital itu. Negara pasti diperlukan, paling tidak, dalam proses mediasi antara berbagai kelas.

Post a Comment